Jika Anda memutuskan untuk memelihara kucing berarti anda harus berkomitmen untuk memenuhi asupan nutrisi demi menjaga kesehatannya. Untuk itu banyak hal yang perlu diperhatikan untuk memelihara kucing, salah satunya adalah memilih makanan. Saat ini tersedia banyak pilihan, baik itu makanan kucing basah (wet cat food) ataupun tipe kering (dry cat food) yang dijual di pet shop.

Bagi kucing yang sedang memiliki masalah nafsu makan ataupun masalah pencernaan, makanan basah bisa menjadi pilihan Anda. Makanan kucing tipe basah terbuat dari bahan-bahan segar dengan kandungan air lebih dari 60%. Bertekstur lembut dan berair sehingga mudah dikonsumsi bagi para kucing. Wet cat food memiliki beragam varian, ada yang mengandung biji-bijin dan ada yang grain-free. Pemilik kucing peliharaan harus bisa memilih makanan yang sesuai dengan kebutuhan si kucing. Yuk, pelajari tips memilih makanan kucing tipe basah/wet food berikut ini!

1.      Pilihlah makanan yang bergizi standar AAFCO

Cara termudah untuk memilih makanan basah bagi kucing yang terbaik adalah dengan melihat standar gizinya. Pilihlah wet food yang kandungan gizi seimbang sehingga mampu membuat kucing lebih sehat dan Bahagia. Sesuaikan juga dengan tahapan perkembangan kucing. Anda tidak perlu bingung memilih produk makanan kucing yang memiliki standar umum untuk gizi karena biasanya beberapa brand mencantumkan standar nutrisi yang diakui oleh AAFCO (Association of American Food Control Official) di bagian kemasannya.

Namun jika menemukan informasi “silakan dicampur dengan makanan lain” pada kemasan, berarti kandungan gizinya belum memenuhi standar umum. Anda juga perlu memperhatikan kemasan dengan label “general food” atau “side dish”. Makanan kucing dengan label side dish biasanya digunakan sebagai menu pendamping untuk meningkatkan nafsu makan kucing atau sebagai camilannya. Pastikan memilih produk dengan jumlah gizi setara makanan pokok.

2.      Perhatikan bahan-bahan yang digunakan

Saat Anda membeli makanan basah untuk kucing, sebaiknya perhatikan bahan baku yang digunakan agar sesuai dengan selera dan kebutuhan kucing Anda. Kucing termasuk hewan karnivora yang membutuhkan protein hewani yang banyak. Karena itu, daging, ayam, salmon atau tuna sering dijadikan bahan baku utama pembuatan wet food untuk kucing.

Jumlah protein yang dibutuhkan kucing lebih tinggi dibandingkan manusia sehingga Anda harus bisa menyesuaikan kebutuhan gizi kucing agar lebih seimbang. Untuk mengetahui gizi yang ada pada produk tersebut, Anda hanya perlu memperhatikan komposisi dibagian kemasannya.

3.      Pilih produk yang berlabel grain-free dan rendah zat aditif

Untuk kucing yang alergi gandum, pilihlah makanan kucing yang bebas dari biji-bijian (grain-free). Anda juga perlu memilih makanan kucing yang rendah zat aditif. BHA, BHT, dan ethoxyquin adalah zat aditif artifisial yang tidak berbahaya, dengan catatan harus sesuai dengan takanan yang sudah ditentukan.

Setiap pemilik kucing peliharaan pasti ingin memberikan makanan yang terbaik untuk kesayangannya. Tiga tips tersebut dapat menjadi pertimbangan Anda dalam memilih makanan kucing basah (wet cat food) untuk kucing kesayangan Anda!