Masa emas merupakan waktu tumbuh kembang terpesat pada anak. Mulai dari usia 0 sampai 5 tahun Anda harus mengontrol tumbuh kembang anak bisa berjalan optimal. Jangan biarkan anak tumbuh tanpa pantauan yang tepat karena risikonya ke masa depan anak. Berikut tahapan perkembangan anak di masa emas yang perlu dipantau.

1.     Perkembangan Motorik Halus

Di usia masa emas motorik halus merupakan perkembangan dasar yang harus dilewati anak. Fase ini anak memiliki kemampuan untuk menggunakan jarinya untuk berbagai aktivitas. Jari yang merupakan bagian dari otot kecil.

Anda bisa melihat perkembangan anak sudah sampai di mana dari aktivitas sederhana seperti mewarnai, menulis, melipat kertas, atau menggunting. Penting untuk melakukan stimulasi anak agar perkembangan di tahap ini optimal dan anak bisa mandiri tepat pada waktunya.

2.     Perkembangan Motorik Kasar

Setelah motorik halus tentunya motoric kasar juga menjadi bagian dari tahapan perkembangan anak. Perkembangan di mana otot bisa bekerja melakukan berbagai aktivitas. Anda perlu melakukan latihan otot kasar ini dengan rutin agar otot-otot besar bisa terkendalikan dengan baik.

Perkembangan motorik sangat berpengaruh dengan kemampuan Anda menyeimbangkan badan dan mengkoordinasikannya. Cara melatih motorik kasar pada anak bisa lari, memanjat, dan berenang. Lakukan secara rutin dan lihat progress pertumbuhannya.

Perkembangan ini bisa diketahui semakin jelasnya setelah anak melewati fase bayinya. Fase ingin tahu yang lebih besar untuk bisa optimal Anda harus memantau perkembangan motoric kasar ini lebih awal. Jadi, bisa tahu anak mengalami masalah atau tidaknya dengan tahapan perkembangannya.

3.     Perkembangan Kognitif

Selanjutnya adalah tahapan perkembangan kognitif yang merupakan sebuah kemampuan untuk mengolah atau mengklasifikasikan apa saja yang dilihat panca inderanya. Cara melatih perkembangan ini dengan sering mengajak anak untuk eksplore berbagai tempat baru. Perkembangan kognitif ini sangat mempengaruhi kemampuan anak di masa depannya.

Perkembangan kognitif terbagi ke berbagai kemampuan yaitu mengingat, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan. Anda bisa merangsang perkembangan anak ini dengan mengajak anak mengunjungi tempat seperti kebun binatang, taman safari, atau tempat wisata lainnya.

4.     Perkembangan Gigi Anak

Perkembangan gigi anak jelas terlihat sejak anak masih kecil. Pertumbuhan gigi setiap anak memang berbeda karena berbagai faktor penyebab. Pada anak yang perkembangannya sesuai ketentuan standar tentunya sudah memiliki gigi minimal 6 di usia 1 tahun. Menjelang 2,5 tahun gigi anak harus sudah ada 20 agar memastikan anak tidak mengalami masalah pada giginya.

Tahapan perkembangan anak 0-5 tahun adalah periode perkembangan otak manusia. Di mana untuk perkembangan otak harus berjalan seimbang antara otak kiri dan kanan. Jika anak Anda mengalami masalah pada salah satu tahapan perkembangannya, maka penting untuk membawanya konsultasi dengan dokter agar segera diketahui penyebab dari masalah yang terjadi.