Perubahan dalam struktur tubuh dan fungsi, status kognitif dan status mental hingga perubahan pada sistem saluran pencernaan yang dapat menyebabkan penurunan efektivitas zat gizi yang dikonsumsi, sehingga masalah gizi sering terjadi pada orang tua hingga lanjut usia. Inilah mengapa susu nutrisi untuk lansia dibutuhkan agar di usia tersebut, tubuh masih tetap sehat dan gizi yang dibutuhkan terpenuhi.

Nutrisi yang Dibutuhkan Lansia

Pengaturan pola makan dibutuhkan sehingga tubuh bisa mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Jangan sampai mengalami kelebihan atau kekurangan gizi pada lansia.

Protein

Lanjut usia yang yang sehat direkomendasikan untuk mendapatkan jumlah protein yang lebih tinggi dibandingkan orang dewasa muda yaitu 1-1.2 gram protein/kgBB/hari. Sumber protein dapat diperoleh dari ayam, ikan, seafood, telur, daging sapi, dan susu. Protein nabati bisa didapatkan dari tahu dan tempe. Bisa juga dengan mengonsumsi susu whey protein.

Karbohidrat

Sebagai kontribusi energi terbesar, lanjut usia membutuhkan sekitar 45% hingga 65% kalori per hari. Sumbernya termasuk beras, pasta, mie, gandum, kentang atau ubi jalar. Lansia disarankan untuk mengurangi konsumsi karbohidrat sederhana dan menggantinya menjadi karbohidrat kompleks dengan indeks glikemik rendah untuk mengurangi kadar LDL, risiko diabetes melitus dan penyakit jantung koroner. Pilih susu nutrisi untuk lansia dengan kadar gula yang tidak terlalu tinggi.

Lemak

Lanjut usia tidak perlu mengonsumsi banyak lemak, cukup 20-35% dari total kalori yang dibutuhkan. Jika terlalu tinggi, memiliki potensi untuk menghambat aliran pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Konsumsi lemak tak jenuh dapat diperoleh dari minyak nabati seperti minyak jagung, minyak zaitun, dan minyak bunga matahari.

Serat

Terlepas dari gerakan usus yang mulai menurun, kondisi susah buang air atau sembelit juga bisa diakibatkan karena tubuh yang kekurangan serat. Pastikan lanjut usia mengonsumsi buah, sayuran dan biji-bijian yang cukup untuk memenuhi kebutuhan serat harian.

Vitamin dan mineral

Lanjut usia sering mengalami kekurangan vitamin A, B1, B2, B6, niacin, asam folat, vitamin C, vitamin D, dan vitamin E. ini dapat berdampak pada kesehatannya bahkan kekurangan kalsium yang paling umum menyebabkan pengeroposan tulang, osteoporosis dan kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia.

Air

Kebutuhan air pada lanjut usia juga sangat penting. Bisa juga ditambahkan jus buah, susu, dan minuman hangat yang sehat. Ini dapat mencegah tubuh mengalami dehidrasi dan juga sekaligus mendukung tubuh dalam memproses makanan dan kandungan gizi lebih baik.

Sangat penting untuk memantau nutrisi yang dikonsumsi oleh lanjut usia. Untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian pada lanjut usia, bisa dibantu dengan pemberian susu nutrisi untuk lansia salah satunya yaitu susu Ensure. Dengan berbagai kandungan nutrisi di atas yang lengkap sesuai dengan kebutuhan yang dimiliki oleh lansia.